Hal yang Perlu Dihindari dalam Penulisan Surat Lamaran Kerja

Anda memang bisa menemukan begitu banyak contoh surat lamaran pekerjaan di internet, namun sayangnya belum semua dokumen tersebut sanggup memberikan impresi menarik. Hasilnya, tak peduli sebanyak apa Anda menyebar surat lamaran kerja, namun belum kunjung ada panggilan. Untuk itu, coba lihat lagi adakah hal yang membuat surat Anda kurang efektif?

https://www.suratresmi.net/

Mengetahui Apa Saja yang Tidak Perlu Dicantumkan dalam Surat Lamaran Kerja

Saat menggunakan contoh surat lamaran kerja di internet, Anda perlu memahami bahwa tidak semua contoh itu benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda. Menulis surat lamaran Anda sendiri, diperlukan penyesuaian untuk memastikan bahwa dokumen yang mewakili diri Anda tersebut benar-benar efektif meyakinkan calon pemberi kerja Anda.

Silakan coba Anda simak kembali penulisan surat lamaran kerja Anda, sudahkah memuat poin wajib dan tidak menerapkan hal-hal yang perlu dihindari. Ya, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dicantumkan dalam surat lamaran kerja agar tidak menambah panjang paragraf atau bahkan memberi informasi palsu. Beberapa diantaranya adalah

Mencatumkan Skill  yang Tidak Dikuasai

Tak jarang pelamar asal copas surat lamaran kerja tanpa menyimak apa saja skill atau keterampilan yang dicantumkan dalam suratnya. Padahal detail ini menjadi salah satu pusat perhatian dimana  calon pemberi kerja mempertimbangkan setiap keterampilan yang dicantumkan. Kemampuan yang juga dibuktikan dengan dokumen resmi seperti ijazah dan sertifikat pastinya tidak bisa ditulis secara asal.

Memuat Skill yang Dianggap Ketinggalan

Sebagai calon pekerja, Anda juga perlu memperhatikan tren terkini dalam bidang Anda. Pastikan Anda tidak mencantumkan keterampilan yang dianggap sudah bukan masanya lagi. Contoh, pelamar desain grafis yang mengutamakan skill Corel padahal perusahaan mengutamakan penggunaan produk Adobe.

Mencantumkan Skill yang Tidak Relevan

Keterampilan yang tidak ada hubungannya dengan posisi yang dilamar sebaiknya juga tidak perlu dicantumkan karena pihak penerima kerja juga belum tentu mau mempertimbangkannya. Misal kasus desainer di atas, pelamar tidak perlu mencantumkan kemampuannya mengoperasikan software Excel.

Terlalu Banyak Menuliskan Skill yang Dianggap Umum

Keterampilan seperti pengoperasian Microsoft Word saat ini sepertinya juga sudah tidak perlu memenuhi surat lamaran kerja. Ini karena skill ini dianggap sudah umum dikuasai oleh siapa saja. Bahkan anak usia SD pun sudah bisa menggunakan aplikasi ini bukan?

Itulah hal yang perlu Anda perhatikan dari contoh surat yang akan Anda gunakan sebagai referensi menulis lamaran kerja. Hindari menambahkan informasi yang mungkin kurang menarik atau bahkan palsu untuk meningkatkan peluang surat lamaran Anda dibaca oleh bagian HRD ataupun pimpinan sebuah perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *.

*
*
You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>